--- Polisi Libatkan Labfor untuk Tangani Kasus Terbakarnya Kapal Tugboat Batara VII di Dermaga PT NDS - NewsPortal

Polisi Libatkan Labfor untuk Tangani Kasus Terbakarnya Kapal Tugboat Batara VII di Dermaga PT NDS

R

Redaksi Catatan

Jurnalis

9 Mei 2026

01:29 WIB

Polisi Libatkan Labfor untuk Tangani Kasus Terbakarnya Kapal Tugboat Batara VII di Dermaga PT NDS

Kobaran Api Melahap Kapal Bahter VII.(IST)

CATATAN.CO.ID, SAMPIT – Kasus terbakarnya Kapal Tugboat Batara VII di Dermaga PT NDS, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terus diselidiki aparat kepolisian Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah.

Saat dikonfirmasi Dirpolairud Polda Kalteng Donny Eka Putra melalui KBOnya Kompol Masriwiyono mengatakan bahwa pihaknya telah melibatkantim Laboratorium Forensik (Labfor) dan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk menyelidiki kasus yang menelan dua korban jiwa tersebut.

“Masih dalam proses penyelidikan, kita juga dibantu oleh tim labfor serta tim DVI untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa kebakaran kapal di dermaga PT NDS untuk hasilnya nanti akan sampaikan,” Kata Masriwiyono saat ditemui awak media Senin 20 April 2026.

Ia juga menambahkan, bahwa pemeriksaan saksi – saki masih terus berjalan baik saksi dari korban yang sempat selamat, kemudian warga sekitar, admin perusahaan, serta pemilik langsung dari kapal tersebut.

“Yang jelas kita masih kumpulkan terus data – data. Kita juga melibatkan sejumlah ahli baiki dari Ahli pidana, ahli pelayaran, serta ahli migas untuk memberikan pandangan kepada penyidik apakah dalam kasus ini ada unsur pidananya,” bebernya.

Sebelumnya kasus kebakaran kapal di Dermaga PT NDS ini terjadi pada Sabtu sore 28 April 2026 lalu bahkan menghebohkan warga sampit. Dimana dalam peristiwa ini menelan tiga orang korban yang terdiri dari dua korban meninggal dunia dan satu korban luka.

Banyak yang menduga insiden ini terjadi akibat sambaran petir saat hujan deras sehingga memicu ledakan beruntun sehingga api cepat membesar karena adanya 30 ton BBM di kapal tersebut.

Meski demikian polisi belum dapat memastikan apakah dugaan benar adanya karena pihaknya hingga saat ini masih belum menyelidiki penyebab kebakaran.(C-20)

Bagikan artikel ini: